Jumat, 03 April 2009

Tuberculosis ( TBC )

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri (Mycobacterium tuberculosis). Sebagian besar bakteri TBC dapat menyerang paru – paru hal ini dikarenakan bakteri TBC hidup di daerah yang memiliki kandungan oksigen tinggi sehingga tempat utamanya adalah paru – paru, tetapi dapat juga menyerang organ tubuh lainnya, seperti: kulit, otak, kelenjar getah bening, ginjal, tulang. Penyakit TB ditandai dengan batuk berdahak selama tiga minggu atau lebih, sering disertai dahak campur darah, sesak nafas, nyeri dada. Gejala umum seperti badan lemah, nafsu makan berkurang, berat badan turun, malaise, demam, berkeringat berlebihan pada malam hari walapun tanpa kegiatan.
Mycobacterium tuberculosis menyebabkan penyakit TB dan merupakan bakteri patogen pada manusia yang sangat penting dalam ilmu kedokteran. Mycobacterium tuberculosis pertama kali ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882. Bakteri ini tergolong ordo Actinomycetes, famili Mycobacteriaceae dan genus Mycobacterium. Bakteri ini berbentuk batang ramping lurus atau sedikit bengkok dengan kedua ujungnya membulat (tumpul), panjangnya antara 1 – 4 µm dan lebar antara 0,3 – 0,6 µm, tidak bergerak, tidak membentuk spora maupun kapsul.
Bakteri ini sulit sekali diwarnai, tetapi sekali terwarnai maka ia akan menahan zat warna itu dengan baik sekali dan tidak dapat dilunturkan walaupun dengan asam dan alkohol. Oleh karena itu mikobakteria disebut sebagai BTA. Ketahanan asam disebabkan oleh kadar asam mikolat dinding sel yang tinggi yang membuat sel-sel Mycobacterium nampak seperti lilin dan bersifat hidrofob . Dinding sel mikobakteria mengandung zat lilin yang terdiri dari asam mikolat dan glikopeptida yang dihubungkan ke suatu arabinogalactan, sejenis polisakarida yang terdiri dari arabinosa dan galaktosa. Asam mikolat mikobakteria berantai panjang, terdiri dari 79-85 atom C. Unsur lain yaitu lipoarabinomannan yang diduga berfungsi untuk mempertahankan diri dalam sel mononuklear. Struktur antigen umumnya bersifat antigen bagi tubuh manusia. Dalam satu sel mikroorganisme umumnya memuat berbagai macam antigen yang berasal dari bagian-bagian mikroorganisme itu sendiri

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar